Selamat pagi semuanya , sebelumnya untuk kakak reunion dan kakak
kelas saya yang sedang menghadpi UN , ganbatte ne !!! Sebenarnya bukan
pagi sih , saya bangun jam 9 , karena saya semalaman membaca tulisan kk
sekalian terutama Kalong no kitsune yang Posong insap dan Pocong 3D .
Nah , kembali ke topik awal kita . Sesuai judulnya , saya akan
menceritakan salah satu pengalaman saya dengan MG yang sebenarnya cukup
singkat dan nggak serem-serem banget , dan ini dia ceritanya .
Masih dirumah tua di flores , setelah kejailan MG terhadap ibu saya ,
sekarang saya lah melihat suatu penampakan . Waktu itu , ibu saya
membuat kue didapur dan saya main sendiri (atau main sama MG anak
kecilnya , saya lupa) , entah kenapa saya mendadak pingin keteras dan
melihat ada sosok disana .
Kakek-kakek umur sekitar 60-70 thn , memakai pakaian batik -baik
atasan maupun bawahannya-,dan membawa tongkat . Dia duduk santai didepan
teras , menyandarkan kepala didinding . Tahukan , waktu Tk kita
diajarkan untuk menghormati yang namanya orang tua terutama nenek dan
kakek . Jadi saya bilang sama ibu saya *dalam rangka melaksanakan hal
tsb* , begini percakapannya .
I:ibu , S:saya
Saya : *datang kedapur*bu,bu ada orang didepan , suruh masuk ya bu , diluar hujan . kasian ?”
Ibu :”emang siapa yang ada didepan ?”
Saya:”kakek-kakek , suruh masuk jha ya bu , kasian ”
Ibu : “jangan , pokonya jangan . kita ga tahu itu siapa , pokok ga boleh . Kamu main saja , jangan sampe ke teras .”
Yah saya nurut aja sama ibu , tapi saya teteup nengok kedepan dan
kakek itu masih disana berteduh . Yang menjadi janggal adalah :
1. Raut wajah aneh ibu saya ketika saya mengatakan hal tsb , bahkan
beliau sempat kedepan untuk melihat dan mengeleng-geleng kepala , yang
pada saat itu entah kenapa saya tidak mengerti , malah dia bilang ,”
kamu jangan keteras , bangunkan Maria .” saya langsung bangun Maria yang
saat itu sedang tidur siang *enak bgt nih pembantu* deagn alasan yang
kurang jelas .
2.Cara kakek itu masuk , karena gerbang selalu terkunci setiap saya
dan ibu dirumah malah digembok dan jika melompat lewat tembok pagar
,tidak mungkin karena harus melewati selokan yang lumayan lebar , yang
bahkan pembantu saya tidak bisa melewatinya .
3. Kerika saya tanya teman saya disekolah *yang kebetulan tetangga* ,
ketika main kelereng , “san,kau lihat tidak kakek2, pakai batik bawa
tongkat kemarin diteras rumahku ?” teman saya bilang “memang itu siapa ,
aku tidak pernah melihat orang pakaian itu disini .” saya tanya lagi ”
memangnya tak pernah ada orang seperti itu berteduh dirumah mu ?” dia
bilang sambil terkekeh “yah, chan komplek kita itu sepi sekali , tidak
ada yang lewat malah jarang .Kau itu paling lihat “itu .” sehabis itu
saya diam saja , tidak berani bertanya lebih lanjut
4.Pembantu saya , Maria juga lihat hal yang sama . Tapi dia tidak
pernah cerita ke ibu saya karena takut . Sewaktu ia menyuapi saya makan
siang , maria memandang keteras deangan pandangan kaku , seolah olah ia
melihat sesuatu yang janggal . saya juga waktu itu melihat keteras dan
tidak melihat apa-apa , jadi saya kira dia hanya bengong saja , mikiran
pacarnya di kampung .
5.Jika kakek tsb memang manusia dan hendak berteduh , setidaknya ia
mengetuk pintu rumah dan meminta ijin berteduh , agar tidak dikira
maling apalagi lagi waktu itu sedang hebob-heboh kasus Robot Gedek
sehingga dilingkungan saya diketatkan keamanannya .Saya juga tidak
melihat wajahnya jelas maupun tidak jelas , karena ia tidak pernah
memalingkan wajahnya ke belakang .
Sampai sekarang saya masih penasaran siapakah gerangan kakek yang
berteduh diteras saya itu . Manusia atau bukan , saya tidak tahu .
Demikianlah cerita pengalaman saya tentang pertemuan yang cukup
singkat dengan MG , maaf jika kurang seram dan ada yang tidak jelas
ceritanya , sekali lahi nget-inget coment ya ^0^/ !!!!
P.S : kalo kk reunion kiranya tahu siapa kakek itu , tolong beritahu saya melalui coment ya !
Kamis, 18 April 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar